Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARGA BATU BARA: Anjlok Berkelanjutan, Batu Hitam Mundur ke Harga Oktober

Harga batu bara telah tertekan dalam lima hari perdagangan, yaitu mulai 1-7 Desember 2016. Harga Batu bara kontrak Januari pada penutupan perdagangan Rabu (7/12/2016) di bursa Ice Futures Europe Commodities anjlok 2,82% ke US$69/MT.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 08 Desember 2016  |  07:14 WIB
Batu bara anjlok. - .Bisnis/Rahmatullah
Batu bara anjlok. - .Bisnis/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA— Harga batu bara telah tertekan dalam lima hari perdagangan, yaitu mulai 1-7 Desember 2016..

Harga Batu bara kontrak Januari pada penutupan perdagangan Rabu (7/12/2016) di bursa Ice Futures Europe Commodities anjlok 2,82% ke US$69/MT.

Harga batu bara tertekan reli harga minyak mentah yang didorong kesepakatan OPEC terkait pemangkasan produksi yang akan mulai diberlakukan pada Januari 2017.

Kesepakatan terjadi pada 30 November, dan mendorong WTI ke atas level US$50/barel. Meski kemudian kembali ke bawah level 50, setelah produksi AS meningkat. Demikian juga Rusia.

Harga batu bara telah anjlok dalam lima hari perdagangan, sehingga harga kembali ke level di bawah 70.

Terakhir harga batu bara berada di bawah 70 pada 11 Oktober November 2016, yaitu bertengger di angka 69,3.

Sementara itu pada perdagangan Rabu, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun 2,3% atau US$1,16 ke posisi US$49,77 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak Brent untuk pengiriman Februari turun 93 sen atau 1,7% ke US$53 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Berdasarkan Badan Administrasi Energi AS, stok minyak mentah di Cushing, yang merupakan titik pengiriman untuk WTI dan pusat penyimpanan minyak terbesar AS, naik 3,78 juta barel pekan lalu ke 65,3 juta barel.

 

Pergerakan harga batu bara di bursa Rotterdam*

 

Tanggal

US$/MT

7 Desember

 

69,00

(-2,82%)

6 Desember

71,00

(-6,52%)

5 Desember

75,95

(-2,57%)

 

 

 

 

 

 

 

 

*Kontrak Januari 2017

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top