Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SYARIAH 24 OKTOBER: JII Naik 0,33%, 2 Saham Kebun Naik Tajam di Sesi I

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 2,46 poin atau 0,33% ke level 741,88 pada perdagangan akhir sesi I Senin (24/10/2016).
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  12:15 WIB
Layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). - JIBI/Nurul Hidayat
Layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 2,46  poin atau 0,33% ke level 741,88 pada perdagangan akhir sesi I Senin (24/10/2016).

Indeks syariah berada di zona hijau setelah dibuka menguat 1,38 poin atau 0,19% di level 740,80 pagi tadi.

Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada kisaran 740,48 sampai 744,85.

Penguatan indeks syariah seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 10,46 poin atau 0,19% di level 5.419,70.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan, sebanyak 20 saham menguat, 8 saham melemah, dan 2 saham stagnan.

Dua saham perusahaan perkebunan yakni PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) dan saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) masuk kedalam tiga saham dengan penguatan tertajam di sesi I.

 

Saham-saham yang menguat siang ini:

AALI

+4,79%

AKRA

+3,45%

LSIP

+3,39%

ADRO

+1,67%

 

Saham-saham yang melemah siang ini:

MIKA

-1,40%

PTPP

-1,40%

WSKT

-0,77%

INCO

-0,74%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks Syariah
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top