Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Danareksa Investment Segera Terbitkan RDPT untuk Proyek LEN Industri

Danareksa Investment Management segera menerbitkan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) senilai Rp300 miliar untuk mendanai proyek automated people mover system (APMS) antar-terminal di Bandara Soekarno Hatta Tangerang yang digarap oleh PT Len Industri (Persero).n
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 23 September 2016  |  19:52 WIB
Danareksa Investment Management segera menerbitkan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) senilai Rp300 miliar untuk mendanai proyek automated people mover system (APMS) antar-terminal di Bandara Soekarno Hatta Tangerang yang digarap oleh PT Len Industri (Persero). - Bisnis
Danareksa Investment Management segera menerbitkan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) senilai Rp300 miliar untuk mendanai proyek automated people mover system (APMS) antar-terminal di Bandara Soekarno Hatta Tangerang yang digarap oleh PT Len Industri (Persero). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Danareksa Investment Management segera menerbitkan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) senilai Rp300 miliar untuk mendanai proyek automated people mover system (APMS) antar-terminal di Bandara Soekarno Hatta Tangerang yang digarap oleh PT Len Industri (Persero).

Direktur Utama Danareksa Investment Management Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan saat ini izin penerbitan RDPT Danareksa BUMN Fund Infrastruktur 7 itu sedang diproses oleh Otoritas Jasa Keuangan.

"Izinnya masih diproses di OJK, tapi sudah sold out sesuai target Rp300 miliar," ucapnya yang dikutip Jumat (23/9/2016).

Instrumen investasi tersebut menawarkan imbal hasil sebesar 10% nett per tahun. Adapun tenor RDPT ini mencapai tiga tahun.

Selain itu, Danareksa Investment Management juga sedang mematangkan rancangan produk RDPT Perumahan Rakyat. RDPT hasil kerjasama dengan Perum Perumnas (Persero) itu membidik dana Rp1,5 triliun.

Dana tersebut ditujukan untuk pembangunan proyek rusunami oleh PT SPC Proyek Rusunami Perumas-BPJS. Adapun tingkat yield yang ditawarkan menggunakan rumus SUN plus 5% atau 5% di atas yield surat utang negara dengan tenor yang sama.

"RDPT peluangnya besar, banyak proyek infrastruktur BUMN dan anak BUMN yang bagus dan berpotensi dibiayai lewat RDPT," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

danareksa investment management
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top