KURS JISDOR 25 AGUSTUS: Terdepresiasi 15 Poin

Data yang diterbitkan BI pada pagi ini menempatkan Jisdor pada Rp13.267 per dolar AS, terdepresiasi 0,11% atau 15 poin dari posisi Rp13.252 per dolar AS kemarin
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Agustus 2016  |  10:14 WIB
KURS JISDOR 25 AGUSTUS: Terdepresiasi 15 Poin
Kurs Jisdor melemah. - .Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menembus Rp13.267 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (25/8/2016).

Data yang diterbitkan BI pada pagi ini menempatkan Jisdor pada Rp13.267 per dolar AS, terdepresiasi 0,11% atau 15 poin dari posisi Rp13.252 per dolar AS kemarin.

Sementara itu nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,08% atau 11 poin ke Rp13.263 per dolar AS pada pukul 09.57 WIB di pasar spot setelah dibuka turun tipis 0,02% atau 2 poin di posisi 13.254.

Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada memprediksi rupiah masih berpeluang melemah setelah pergerakan harga minyak mentah dunia yang cenderung melemah akibat adanya penambahan stok minyak di Amerika Serikat.

Dikemukakan, harga minyak dunia yang cenderung melemah disertai laju dolar AS yang menguat jelang pertemuan The Fed di akhir pekan ini membuat rupiah masih sukar untuk berbalik menguat.

Selain itu, pelemahan rupiah masih terjadi jelang akhir pekan di mana akan diumumkannya data-data ekonomi penting, salah satunya laporan pertumbuhan PDB kuartal II AS yang akan menjadi bahan pertimbangan The Fed dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan moneter tingkat suku bunganya.

“Rupiah diperkirakan masih berpeluang mengalami pelemahan setelah pergerakan harga minyak mentah dunia yang cenderung melemah akibat adanya penambahan stok minyak di AS, meski Iran telah mengkonfirmasi kehadirannya dalam pertemuan OPEC selanjutnya di Algeria,” paparnya.

Harga minyak WTI kontrak Oktober 2016 pada perdagangan kemarin ditutup anjlok 2,77% atau 1,33 poin ke US$46,77 per barel, adapun patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Oktober berakhir melemah 1,82% ke US$49,05 per barel.

Sementara, indeks dolar yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka naik tipis 0,01% atau 0,011 poin ke posisi 94,797, meski kemudian berbalik turun tipis 0,03% atau 0,031 poin ke 94,755 pada pukul 09,47 WIB.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

25 Agustus

13.267

24 Agustus

13.252

23 Agustus

13.216

22 Agustus

13.197

19 Agustus

13.119

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup