LOGAM INDUSTRI: Dolar Hijau, Harga Tembaga Melemah

Harga tembaga melemah 0,32% atau 0,70 poin ke US$217,15 per pound pada pukul 14.28 WIB setelah dibuka dengan pergerakan stagnan di posisi US$217,85 per pound.
Renat Sofie Andriani | 19 Agustus 2016 15:28 WIB
Tembaga melemah. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan harga tembaga kontrak Desember 2016 terpantau melemah pada perdagangan siang ini, Jumat (19/8/2016), seiring penguatan dolar menyusul pernyataan pejabat bank sentral AS Federal Reserve yang kembali memicu prediksi penaikan tingkat suku bunga negara tersebut tahun ini.

Harga tembaga melemah 0,32% atau 0,70 poin ke US$217,15 per pound pada pukul 14.28 WIB setelah dibuka dengan pergerakan stagnan di posisi US$217,85 per pound.

Pada perdagangan kemarin (18/8/2016), harga tembaga ditutup menguat 0,69% atau 1,50 poin ke 217,85 per pound setelah rilis risalah rapat The Fed pada Juli lalu mengecilkan prospek penaikan suku bunga tahun ini sehingga melemahkan pergerakan dolar.  

Namun siang ini, indeks dolar yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,28% atau 0,265 poin ke level 94,422 pada pukul 14.29 WIB.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, Ketua The Fed wilayah San Francisco John Williams kemarin menyatakan terbukanya kemungkinan penaikan tingkat suku bunga, idealnya dalam waktu yang lebih cepat.

Perekonomian AS disebut cukup kuat untuk menjamin penaikan suku bunga secepatnya dan bahwa penantian yang terlalu lama berisiko menimbulkan inflasi yang tinggi atau gelembung aset (asset bubbles).

Pergerakan indeks dolar sebelumnya telah melemah lima hari berturut-turut seiring semakin mengecilnya kemungkinan penaikan suku bunga The Fed pasca rilis risalah rapat bank sentral AS belum lama ini yang menunjukkan keinginan beragam dari para pembuat kebijakan.

Seperti diketahui, penguatan dolar AS dapat menekan daya beli pengguna komoditas yang membayar dalam mata uang lain.

Berbanding terbalik dengan tembaga, harga nikel dan timah di Shanghai Futures Echange terlihat bergerak positif pada perdagangan hari ini.

Harga nikel untuk kontrak Januari 2017 ditutup dengan kenaikan 0,39% atau 320 poin ke 81.400 yuan/metrik ton setelah dibuka menguat 0,56% atau 450 poin ke level 81.530.

Adapun harga timah kontrak September 2016 juga berakhir menguat 0,26% atau 320 poin ke 122.140 yuan/metrik ton meski dibuka turun tipis 0,09% atau 110 poin ke level 121.710.

 

Pergerakan tembaga di Comex (Commodity Exchange) untuk kontrak Desember 2016:

Tanggal

Level

Perubahan

19/8/2016

(Pk. 14.28 WIB)

217,15

-0,32%

18/8/2016

217,85

+0,69%

17/8/2016

216,35

-0,85%

16/8/2016

218,20

+0,93%

15/8/2016

216,20

+0,49%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga tembaga
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top