Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA TIMAH 4 MEI: Menanjak 1,01%, Data Manufaktur Global Melemah

Komoditas logam tersebut dibuka dengan kenaikan signifikan sebesar 1,45% di harga 110,89 yuan per metrik ton pada awal perdagangan dan kembali menguat meski lebih rendah sebesar 1,01% ke harga 110,40 yuan per metrik ton di akhir perdagangan.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 04 Mei 2016  |  16:20 WIB
Timah.  - Bisnis.com
Timah. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga timah berlanjut menguat pada penutupan perdagangan hari ke-3, Rabu (4/5/2016).

Komoditas logam tersebut dibuka dengan kenaikan signifikan 1,45% di level harga 110,89 yuan per metrik ton pada awal perdagangan dan kembali menguat meski lebih rendah 1,01% ke harga 110,40 yuan per metrik ton di akhir perdagangan.

Harga timah ditutup menguat pada perdagangan ke-3 hari ini setelah mengalami penguatan 0,80% ke 108,37 yuan per metrik ton pada penutupan perdagangan Jumat (29/4/2016).

Harga nikel konsisten menguat ketika harga sejumlah hasil tambang lainnya melemah, akibat kekhawatiran akan permintaan logam yang menurun menyusul data manufaktur global yang mengecewakan.

Seperti dilansir Bloomberg sebelumnya, kegiatan manufaktur di China berkontraksi pada bulan ke-14 di April, sedangkan data pekan ini menunjukkan pertumbuhan manufaktur AS menurun. Indeks serupa di Inggis juga tiba-tiba menyusut untuk pertama kalinya dalam 3 tahun pada April.

Pergerakan harga timah kontrak Mei 2016 di Shanghai Futures Exchange:

Tanggal

CNY/MT

Naik/Turun

4 Mei

(Pkl. 14.00 WIB)

110,40

+1,01%

3 Mei

109,30

+0,86%

29 April

108,37

+0,80%

28 April

107,51

-1,06%

27 April

108,66

-0,44%

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga timah
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top