Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA TIMAH 29 APRIL: Rebound di Akhir Pekan, Setelah Tertekan 4 Hari

Harga timah berhasil menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (29/4/2016).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 April 2016  |  16:00 WIB
Aktivitas tambang timah - Bisnis.com
Aktivitas tambang timah - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga timah berhasil menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (29/4/2016).

Komoditas logam tersebut dibuka dengan pelemahan sebesar 0,46% di harga 107,02 yuan per metrik ton pada awal perdagangan dan kemudian ditutup menguat sebesar 0,80% ke harga 108,37 yuan per metrik ton.

Penguatan harga timah pada penutupan perdagangan hari ini mengakhiri pelemahan selama empat hari berturut-turut sebelumnya sejak penguatan terakhir pada tanggal 22 April.

Penguatan harga nikel juga didukung oleh melemahnya dolar AS dan ekspektasi akan peningkatan permintaan dari China seiring dengan pemulihan ekonomi konsumen logam terbesar dunia tersebut melalui rilis survey indeks manufaktur (PMI) negara tersebut minggu depan.  

“Pelemahan dolar AS utamanya telah memacu harga logam dasar,” jelas Helen Lau, analis Argonaut Securities kepada Reuters hari ini.

 

Pergerakan harga timah kontrak Mei 2016 di Shanghai Futures Exchange:

Tanggal

CNY/MT

Naik/Turun

29 April

(Pkl. 14.00 WIB)

108,37

+0,80%

28 April

107,51

-1,06%

27 April

108,66

-0,44%

26 April

109,14

-1,81%

25 April

111,15

-0,96%

Sumber: Bloomberg, 2016

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga timah
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top