HARGA CPO 2 Maret: Melonjak ke Rp8,3 Juta/Ton, Didorong Pelonggaran Moneter China

Kontrak CPO untuk Mei 2015 yang merupakan kontrak teraktif di Bursa Malaysia, ditutup melonjak 2,95% ke harga 2.273 ringgit atau sekitar Rp8,30 juta per ton.
Demis Rizky Gosta | 02 Maret 2015 17:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pelonggaran moneter China mendorong harga minyak sawit mentah di Bursa Malaysia melejit ke rekor tertinggi pada Senin (2/3/2015). 

Kontrak CPO untuk Mei 2015, yang merupakan kontrak teraktif di Bursa Malaysia, ditutup melonjak 2,95% ke harga 2.273 ringgit atau sekitar Rp8,30 juta per ton. 

Komoditas itu naik 1,56% pada pembukaan ke 2.341 ringgit atau Rp8,20 juta ton dan bergerak pada kisaran 2.335—2.379 ringgit per ton.

Gnanasekar Thiagarajan, analis Kaleesuwari Intercontinental Singapura, memperkirakan harga sawit terdongkrak oleh ekspektasi investor atas kenaikan permintaan China.

“Pemangkasan suku bunga di China kemungkinan akan mendorong permintaan minyak sawit. Trader juga bisa mendapatkan pinjaman lebih murah,” kata Thiagarajan seperti dikutip Bloomberg, Senin (2/3/2015).

Kontrak CPO untuk pengiriman April 2015 melejit 2,86% ke 2.374 ringgit atau sekitar Rp8,31 juta per ton.

Perdagangan kontrak CPO Mei berkisar di 2.339—2.379 ringgit per ton setelah dibuka naik 1,39% ke 2.340 ringgit per ton.

 

Pergerakan Harga Kontrak CPO Mei 2015

Waktu

Ringgit Malaysia/Ton

Persentase Perubahan

2/3/2015

2.373

+2,95%

27/2/2015

2.305

+1,27%

26/2/2015

2.276

+1,25%

25/2/2015

2.248

-0,40%

24/2/2015

2.257

+0,80%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
minyak sawit

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top