Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumitomo Tambah Saham di BTPN

Sumitomo Corp. meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) menjadi 20% dengan dana investasi US$460 juta.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 19 Februari 2015  |  20:10 WIB
Sumitomo Tambah Saham di BTPN
Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. membayar sekita US1,5 miliar pada 2013 untuk membeli 40% saham di BTPN. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sumitomo Corp. meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) menjadi 20% dengan dana investasi US$460 juta.

Perusahaan yang berbasis di Tokyo, Jepang, itu mengakuisisi 1 miliar saham atau 17,5% saham di BTPN di harga Rp5.800 per saham.

Bloomberg, Rabu, (18/2/2015), melaporkan harga tersebut mencerminkan harga premium 43% dari harga penutupan perdagangan BTPN sehari sebelumnya. Sumitomo tidak menyebut nama pihak penjual.

Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. membayar sekitar US$1,5 miliar pada 2013 untuk membeli 40% saham di BTPN. Investasi di BTPN memberi manfaat bagi perusahaan Jepang  untuk mendapatkan akses lebih luas di negara berpenduduk terbesar di Asia Tenggara itu, di mana Sumitomo Corp telah menjalankan usahanya lebih dari 60 tahun.

Sepanjang 10 tahun terakhir Sumitomo ekspansi ke bisnis media, ritel, teknologi informasi, dan sewa guna.

Sebagai bagian dari strategi, perusahaan telah menyiapkan Asia Tenggara sebagai kawasan pertumbuhan bisnis, seperti belanja televisi kabel dan auto leasing untuk menggaet besarnya populasi dan pertumbuhan pendapatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btpn sumitomo bank tabungan pensiunan nasional
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top