Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICBC INDONESIA: Terbitkan Obligasi Global US$500 Juta

PT Bank ICBC Indonesia menerbitkan obligasi global senilai US$500 juta dengan tenor tiga tahun untuk membiayai proyek infrastruktur dan proyek jangka panjang lainnya.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 30 Januari 2015  |  14:04 WIB
Bank ICBC Indonesia terbitkan obligasi global US500 juta. -
Bank ICBC Indonesia terbitkan obligasi global US500 juta. -

Bisnis.com, JAKARTA- PT Bank ICBC Indonesia menerbitkan obligasi global senilai US$500 juta dengan tenor tiga tahun untuk membiayai proyek infrastruktur dan proyek jangka panjang lainnya.

Shen Xiaoqi, Presiden Direktur Bank ICBC Indonesia, mengatakan penerbitan obligasi dimaksudkan untuk mendiversifikasi sumber dana bank dalam membiayai proyek jangka panjang.

"Ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (30/1/2015).

Obligasi yang diterbitkan seluruhnya diserap oleh induk, yakni ICBC Limited. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi keuangan ICBC Indonesia yang prospektif di masa depan.

Selain itu, ini juga mencerminkan komitmen penuh induk terhadap anak usaha.

"Jumlah tersebut sangat besar dan termasuk jarang di pasar keuangan Indonesia, terutama dalam kondisi ekonomi saat ini," katanya.

Shen menambahkan, dana obligasi akan digunakan untuk penyaluran kredit ke sektor infrastruktur, konstruksi, dan proyek-proyek padat modal. Di samping itu, Bank ICBC Indonesia juga akan fokus memperluas penyaluran kredit di sektor strategis lain seperti industri yang berorientasi ekspor, telekomunikasi, transportasi, pertanian, dan Usaha Kecil & Menengah (UKM).

Hingga November 2014, kredit yang disalurkan Bank ICBC Indonesia mencapai Rp23,69 triliun atatu tumbuh 13,4% dibandingkan dengan posisi November 2013.

Shen mengatakan, tingkat bunga obligasi yang diterbitkan perseroan mencapai 150 basis poin ditambah bunga LIBOR. Adapun, obligasi ini memperoleh rating Baa2 dari lembaga pemeringkat internasional Moodys Investment Service.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top