Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KALBE FARMA Akan Bangun Pabrik Bahan Baku Bioteknologi

Setelah PT Kimia Farma Tbk. menyatakan tengah menjajaki pembangunan pabrik bahan baku farmasi, giliran PT Kalbe Farma Tbk. yang mengungkapkan rencana mendirikanpabrik bahan baku produk berbasis bioteknologi senilai Rp400 miliar.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  06:04 WIB
Kalbe Farma akan bangun pabrik bahan baku - ilustrasi
Kalbe Farma akan bangun pabrik bahan baku - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) menyatakan tengah menjajaki pembangunan pabrik bahan baku farmasi, giliran PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang mengungkapkan rencana mendirikanpabrik bahan baku produk berbasis bioteknologi senilai Rp400 miliar.

Sekretaris Perusahaan dan Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan perseroan tengah melakukan kajian untuk menentukan lokasi dan kapasitas produksi fasilitas tersebut. Emiten berkode KLBF ini berharap kajian tersebut bisa diselesaikan dalam 1 bulan-2 bulan ke depan.

“Anggarannya sekitar Rp300 miliar-Rp400 miliar. Sumbernya bisa dari kas internal,” katanya kepada Bisnis..

Vidjongtius menjelaskan, perseroan memang belum menentukan waktu pasti groundbreaking fasilitas tersebut. Namun, jika tidak bisa direalisasikan dalam tahun ini, emiten berkode KLBF ini memastikan akan melakukannya di 2016.

Pabrik ini nantinya akan menyediakan bahan baku dari sel hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Menurutnya, potensi pasar di produk berbahan baku bioteknologi ini sangat tinggi. Hal inilah yang mendorong KLBF berambisi memiliki pabrik tersebut.  

Vidjongtius melanjutkan, KLBF menganggarkan Rp1,2 triliun-Rp1,5 triliun untuk belanja modal di tahun ini.  Sebanyak 80% atau sekitar Rp960 miliar-Rp1,2 triliun akan digunakan untuk perluasan kapasitas pabrik.

Beberapa fasilitas yang menjadi sasaran antara lain pabrik perseroan di Cikarang, Pulogadung, dan penyelesaian pabrik di Sukabumi. Sementara itu, 20% sisanya akan dipakai untuk memperluas titik distribusi.  Perseroan masih mengandalkan sumber dari internal untuk mendanai ekpansi tersebut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalbe farma
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top