Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Turun 23,74%, FR0068, FR0070, FR0071 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 23,74% pada perdagangan Jumat (16/1/2015).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 19 Januari 2015  |  10:20 WIB
SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Turun 23,74%, FR0068, FR0070, FR0071 Teraktif
Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 23,74% pada perdagangan Jumat (16/1 - 2015).
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA —  Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 23,74% pada perdagangan Jumat (16/1/2015).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Senin (19/1/2015), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp12,85 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp16,85 triliun.

Jumlah tersebut di atas transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,56 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp3,11 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp3,07 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp930,87 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Jumat (16/1/2015)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,04

3.107,18

15 Mei 2034

FR0070

7,52

3.069,18

15 Maret 2024

FR0071

8,01

930,87

15 Maret 2029

SPN12151105

0,04

708,3

5 November 2015

FR0069

7,27

643,83

15 April 2019

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top