Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SENTIMEN BURSA: Indeks Manufaktur dan Data Inflasi Jadi Penggerak Utama

Kresna Securities menilai pasar masih merespons sejumlah sentimen yang berkembang terkait perkembangan harga komoditas global
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Desember 2014  |  10:48 WIB
 Manufaktur China - Reuters
Manufaktur China - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Kresna Securities menilai pasar masih merespons sejumlah sentimen yang berkembang terkait perkembangan harga komoditas global.

Dari risetnya yang diterima hari ini, Selasa (2/12/2014), Kresna Securities mengemukakan sentimen tersebut adalah:

  • Indeks manufaktur China yang turun ke angka 50,3 pada November. Angka itu di bawah target 50,5 meski pada Oktober sempat menyentuh 50,8.
  • Pelemahan indeks manufaktur  Zona Euro ke posisi 50,1 terutama untuk kawasan Jerman, Prancis dan Italia dibandingkan posisi pada Oktober. 
  • Institute for Supply Management (ISM) mengumumkan indeks manufaktur AS merosot ke angka 58,7 dari 59 pada bulan Oktober.
  • Rilis Badan Pusat statistik (BPS) yang mengumumkan inflasi Indonesia yang terkendali, meski pemerintah menaikkan harga bahan bakar. Inflasi selama November naik 6,5% dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi sentimen pasar
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top