Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Jual Emas Antam Turun Rp2.000/Gram

Setelah stagnan 3 hari, harga jual emas batangan ritel di Jakarta dipatok turun Rp2.000 pada perdagangan Senin (6/10) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 06 Oktober 2014  |  09:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah stagnan 3 hari, harga jual emas batangan ritel di Jakarta dipatok turun Rp2.000 pada perdagangan Senin (6/10) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Daftar harga emas BUMN tambang tersebut pukul 07.56 WIB menyebutkan harga jual emas batangan dipatok pada level Rp483.600-Rp523.000.

Harga emas Antam 6 Oktober di Jakarta

Senin, 6 Oktober 2014

Ukuran (gram)

Harga per gram (Rp)

500

483.600

250

484.000

100

484.500

50

485.000  

25

486.000 

10

489.000

5

494.000

4

494.000

3

497.000

2,5

499.000

2

503.000

1

523.000

Sumber: Antam

Level harga Rp483.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp523.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Adapun harga buyback (beli kembali) Antam juga dipatok turun Rp3.000/gram ke level Rp463.000/gram.

Pergerakan harga emas Antam sejalan dengan pasar global di bursa komoditas New York.

Harga emas comex terpantau turun US$0,18/gram ke level US$38,18/gram pada pukul 08.09 WIB.

 

Pergerakan Harga Emas* Comex

Senin, 6 Oktober 2014

Harga

Perubahan

WIB

US$38,18

-US$0,17

06.20

US$39,20

-US$0,15

06.23

US$39,20

-US$0,15

05.31

Sumber: Bloomberg

Ket: *) Kontrak Desember 2014

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga emas antam hari ini
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top