Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa China (17 September 2014) : Indeks Shanghai Composite Turun 0,18%

Indeks acuan bursa saham China, Shanghai Composite Index (SHCOMP), bergerak melemah pada pertengahan perdagangan Rabu (17/9/2014), pasca bank sentral China memutuskan untuk mengucurkan stimulus senilai 500 miliar yuan.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 17 September 2014  |  11:15 WIB
Bursa China (17 September 2014) : Indeks Shanghai Composite Turun 0,18%
Sebanyak 522 dari 1011 saham yang diperdagangkan bergerak melemah. - smh.com.au
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks acuan bursa saham China, Shanghai Composite Index (SHCOMP), bergerak melemah pada pertengahan perdagangan Rabu (17/9/2014), pasca bank sentral China memutuskan untuk mengucurkan stimulus senilai 500 miliar yuan.

Pada pukul 10.32 WIB atau sekitar 11.32 waktu Shanghai, indeks itu tercatat melemah 0,18% ke level 2.291,41. Sampai dengan waktu tersebut, indeks bergerak di kisaran 2.286,18 hingga 2.309,05. Pada Selasa (16/9/2014), indeks itu anjlok 1,82% ke level 2.296,55.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 522 dari 1011 saham yang diperdagangkan bergerak melemah, sementara 358 menguat dan 131 stagnan. Saham China Petroleum & Chemical Corp serta Bank of China Ltd menekan indeks dengan koreksi masing-masing 1,1% dan 0,74%.

Sementara itu, Pada pukul 10.33 WIB atau sekitar 12.33 waktu Hong Kong, indeks Hang Seng terpantau melejit 1,13% ke level 24.407,55, setelah sempat ditutup di level terendah dalam sebulan terakhir, 24.136,01 pada Selasa (16/9/2014).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china shanghai composite index
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top