Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KOMODITAS: Panen Sesuai Prediksi AS, Jagung Menguat

Harga jagung naik di bursa Chicago akibat spekulasi bahwa hasil panen akan sesuai dengan perkiraan pemerintah di Amerika Serikat sebagai produsen terbesar dunia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Agustus 2014  |  10:32 WIB
 Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA--Harga jagung naik di bursa Chicago akibat spekulasi bahwa hasil panen akan sesuai dengan perkiraan pemerintah di Amerika Serikat sebagai produsen terbesar dunia.

Panen di kawasan timur negara bagian Iowa dan bagian selatan Minnesota dilaporkan anjlok dibanding 2013, berdasarkan sampel sementara yang diambil Pro Farmer Midwest Crop Tour.

Hasil panen secara nasional kemungkinan tidak mencapai 170 bushel per hektare sebagaimana diperkirakan para analis pasar, ujar analis Societe Generale, Christopher Narayanan sebagaimana dikutip Bloomberg, Jumat (22/8/2014).

“Pertanyaan besarnya adalah apakah hasil panen lebih besar dari perkiraan Departemen Pertanian pekan lalu," ujar Bryce Knorr, analis senior majalah Farm Futures.

Kontrak jagung untuk pengiriman Desember naik 0,4% dan ditutup pad US$3,69 per bushel pukul 13:15 waktu Chicago Board of Trade atau pukul 13:15 WIB hari ini. Sedangkan nilai perdagangan tercatat 12% di atas rata-rata 100 hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga jagung
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top