Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemerintahan Baru Hadapi 3 Tantangan Utama Bidang Ekonomi

Ada beberapa tantangan yang bakal dihadapi oleh pemerintahan menurut riset dari DBS Bank.

Bisnis.com, SINGAPURA--Ada beberapa tantangan yang bakal dihadapi oleh pemerintahan menurut riset dari DBS Bank.

Hal pertama adalah soal subsidi BBM yang menyita porsi besar dari anggaran negara. Terakhir RAPBN Perubahan 2014 anggaran untuk subsidi BBM naik menjadi Rp246,5 triliun dari pagu semula Rp210,7 triliun.

Poin penting yang akan diperhatikan pasar adalah keberanian presiden baru untuk memangkas porsi subsidi BBM tersebut untuk meringankan beban anggaran.

Terlebih, bertumbuhnya konsumsi BBM masyarakat bisa menambah berat beban anggaran seiring dengan harga minyak mentah yang menanjak.

Konflik di Irak membuat harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sempat naik kisaran US$106--US$107 per barel.

Kedua, pemerintah baru harus mengurangi ketergantungannya pada ekspor komoditas. Hingga kini Indonesia banyak bergantung pada ekspor minyak sawit mentah atau CPO dan batubara.

Sejumlah analis menilai supercycle commodity price melemah tajam belakangan ini ditandai dengan jatuhnya harga komoditas, termasuk CPO dan batubara.

Terakhir adalah soal infrastruktur. Soal ini, kata analis DBS Gundy Cahyadi, pemerintah baru harus realistis untuk melihat sumber pendanaan yang dapat digunakan, termasuk dari fasilitas pinjaman asing.

"Kita masih perlu dana untuk infrastruktur, kita harus accept the reality dengan funding," katanya saat ditemui media, Kamis (3/7/2014).

Sementara itu pada perdagangan hari ini IHSG tercatat memerah 0,40 % menjadi Rp4.888,73 sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar terdepresiasi 0,04% ke level Rp11.917,5 per dolar AS.

Adapun Bank Indonesia menetapkan nilai tengah rupiah pada level Rp11.963, melemah dibandingkan sehari sebelumnya saat nilai tengah dipatok pada posisi Rp11.854.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor :

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper