Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sarana Multi Infrastruktur Diganjar idAA+ Oleh Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA+ kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan rencana emisi obligasi I/2014 dengan nilai sebesar-besarnya Rp1 triliun.Dalam keterangan resmi, analis Pefindo Hendro Utomo dan Hotma Parulian Manalu menuturkan prospek dari peringkat yang berlaku 24 Maret 2014 hingga 1 Maret 2015 itu adalah stabil.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 07 Mei 2014  |  22:02 WIB
Sarana Multi Infrastruktur Diganjar idAA+ Oleh Pefindo
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA+ kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan rencana emisi obligasi I/2014 dengan nilai sebesar-besarnya Rp1 triliun.

Dalam keterangan resmi, analis Pefindo Hendro Utomo dan Hotma Parulian Manalu menuturkan prospek dari peringkat yang berlaku 24 Maret 2014 hingga 1 Maret 2015 itu adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan peran yang sangat penting bagi pemerintah, potensi permintaan yang tinggi untuk pembiayaan infrastruktur, dan tingkat permodalan yang sangat kuat.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh terbatasnya jumlah proyek infrastruktur yang siap secara komersial dan profil pembiayaan yang terkonsentrasi.

Sarana Multi Infrastruktur merupakan BUMN yang didirikan untuk menjadi katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan menyediakan sumber pendanaan untuk membiayai proyek infrastruktur dan mempromosikan kerja sama pemerintah-swasta (KPS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana multi infrastruktur
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top