Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KOMODITAS: Indonesia Batasi Ekspor Bijih Mineral, Nikel Menguat

Harga nikel menguat hingga mendekati posisi tertinggi dalam 14 bulan akibat kekhawatiran suplai global terganggu karena meningkatnya ketegangan di Ukraina, sementara larangan ekspor bijih mineral oleh Indonesia masih berlaku.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 April 2014  |  09:53 WIB
Harga Nikel naik akibat kekhawatiran atas suplai karena ada larangan ekspor bijih mineral dari Indonesia.  - bisnis.com
Harga Nikel naik akibat kekhawatiran atas suplai karena ada larangan ekspor bijih mineral dari Indonesia. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Harga nikel menguat hingga mendekati posisi tertinggi dalam 14 bulan akibat kekhawatiran suplai global terganggu karena meningkatnya ketegangan di Ukraina, sementara larangan ekspor bijih mineral oleh Indonesia masih berlaku.

Kontrak untuk pengiriman 3 bulan di bursa London Metal Exchange menguat hingga 1% menjadi US$18.360 per metrik ton dan diperdagangkan pada US$18.275 pukul 10.09 waktu Shanghai atau pukul 09.09 WIB. Harga logam tersebut mencapai US$18.715, kemarin atau yang tertinggi sejak Februari 2013.

Amerika Serikat kemarin memasukkan tujuh nama dan 17 perushaan yang terkait orang dalam Presiden Vladimir Putin dalam daftar yang akan terkena sanksi. Uni Eropa kemudian memasukkan 15 nama. Rusia dan Indonesia menyuplai seperempat kebutuhan nikel dunia.

“Harga Nikel naik akibat kekhawatiran atas suplai karena ada larangan ekspor bijih mineral dari Indonesia dan akibat sanksi negara Barat terhadap Rusia terkait kerusuhan di Ukraina,” ujar Celia Wang, seorang analis pada  Beijing Antaike Information Development Co. sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (29/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikel kerusuhan ukraina

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top