Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Susu Melonjak, Produksi Terancam Cuaca Kering

Kontrak susu di bursa komoditas Chicago melonjak ke rekor tertinggi sekaligus mengisyaratkan tingginya biaya konsumen, sedangkan ekspor naik dan kondisi cuaca kering di California membuat produksi komoditas itu terancam.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Januari 2014  |  06:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kontrak susu di bursa komoditas Chicago melonjak ke rekor tertinggi sekaligus mengisyaratkan tingginya biaya konsumen, sedangkan ekspor naik dan kondisi cuaca kering di California membuat produksi komoditas itu terancam.

Ekspor susu kering, keju dan mentega naik 17% menjadi 1,76 juta metrik ton dalam 11 bulan hingga November, menurut data terbaru dari Dewan Ekspor Susu AS sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Rabu (22/1/2014).  

“Anda masih menghadapi permintaan terhadap produk susu secara umum tanpa ada peningkatan produksi dalam waktu dekat,” ujar Robert Chesler, vice president FCStone.

Dia menambahkan bahwa produksi susu tergantung kondisi cuaca yang saat ini tengah kekeringan di kawasan Pantai Barat.

Kontrak susu untuk pengiriman Februari naik 2,2% menjadi US$22,40 per 100 pound pada pukul 13.11 waktu setempat di Chicago Mercantile Exchange atau pukul 12.11 WIB.

Harga komoditas itu mencapai US$22,46 atau yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak perdagangan dimulai pada Januari 1996.

Harga komoditas itu meningkat selama 10 sesi perdagangan sekaligus menunjukkan peningkatan terlama sejak Maret 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komoditas susu
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top