Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WTI Melemah, Diprediksi Harga Bisa Anjlok ke US$90

Harga minyak mentah WTI turun ke level terendah dalam enam pekan setelah laporan pemerintah AS menunjukkan terjadi lonjakan suplai bahan bakar bensin dan minyak destilasi saat permintaan merosot
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 Januari 2014  |  06:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendah dalam enam pekan setelah laporan pemerintah Amerika Serikat menunjukkan terjadi lonjakan suplai bahan bakar bensin dan minyak destilasi saat permintaan merosot.

Harga minyak turun untuk keenam kali dalam sepekan sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (9/1/2014). Sedangkan cadangan bensin dan minyak destilasi termasuk solar dan minyak pemanas, naik lebih dari dua kali lipat dari perkiraan analis selama sepekan menjelang 3 Januari lalu.

Total produksi yang disuplai sebagai ukuran untuk konsumsi minyak, turun 4,1%. Angka itu merupakan yang terendah dalam tujuh bulan, menurut laporan Badan Informasi Energi (EIA).

“Penumpukan produksi menunjukkan akan melemahnya harga,” ujar Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachusetts.

Menurutnya, laporan yang kurang menguntungkan tersebut adalah akibat lemahnya permintaan. Bahkan harga bisa menembus US$90.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wti minyak mentah bensin

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top