Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Starbucks Anjlok 2,9%, Terendah Sejak Oktober 2012

Saham operator gerai kopi terbesar dunia Starbucks anjlok ke level terendah dalam waktu lebih dari setahun setelah ITG Investment Research menyatakan pertumbuhan penjualan kopi di wilayah Amerika akan melambat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 Desember 2013  |  11:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Saham operator gerai kopi terbesar dunia Starbucks anjlok ke level terendah dalam waktu lebih dari setahun setelah ITG Investment Research menyatakan pertumbuhan penjualan kopi di wilayah Amerika akan melambat.

Saham Starbucks turun 2,9% menjadi US$77,38 pada sesi penutupan perdagangan di bursa saham New York kemarin. Penurunan itu merupakan yang tertinggi sejak 19 Oktober 2012.

Saham perusahaan yang berbasis di Seattle itu dilaporkan menguat 44% tahun ini, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 naik 26%.

“Setelah menunjukkan kinerja yang sangat baik selama dua triwulan, data kami menunjukkan momentum pertumbuhan gerai itu melemah pada triwulan ini,” ujar Steve West, seorang analis ITG sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (11/12/2013).

CEO Starbucks Howard Schultz terus menggaet penggila kopi dengan menawarkan aneka menu lainnya termasuk teh dan jus buah dalam satu program Evolution Fresh. Dengan langkah inovasi itu, Starbucks menikmati lonjakan pendapatan sedikitnya 10% selama delapan triwulan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

starbucks starbuck kedai kopi kopi hitam

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top