Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Stimulus AS Tak Jelas, Harga Emas Tertekan

Harga emas masih berada dalam tekanan. Ketidakjelasan pengurangan stimulus moneter oleh Federal Reserve (the Fed) untuk AS membuat para investor ke luar dari investasi emas

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas masih berada dalam tekanan. Ketidakjelasan pengurangan stimulus moneter oleh Federal Reserve (the Fed) untuk AS membuat para investor ke luar dari investasi emas.

Emas untuk pengiriman Desember tercatat turun 0,02% menjadi US$1.243 per troy ounce (Rp467.818,46 per gram) di Commodity Exchange, New York siang ini, Jumat (22/11/2013). Adapun harga emas spot tercatat menguat 0,10% menjadi US$1.244,14 per troy ounce (Rp468.247,49 per gram).

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai hal ini mengakibatkan pelaku pasar melepas emas dan memegang posisi jual.

“Bagusnya data klaim tunjangan pengangguran AS semalam juga mendorong pelemahan harga emas,” katanya dalam laporan analisis harga hariannya.

Dia menambahkan, harga emas bisa melemah lebih jauh jika menembus level support US$1.235 dengan potensi pelemahan ke area US$1.220. Ariston memperingatkan pelaku terhadap kemungkinan rebound.

“Bila harga kembali ke atas US$1.253, harga berpotensi menguat ke area 1.265,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper