Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurs Rupiah BI Kembali Anjlok Ke Rp11.573/US$

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia mematok kurs tengah rupiah pada level Rp11.573 per dolar AS pada hari ini, Kamis (26/9/2013).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 26 September 2013  |  14:17 WIB
Kurs Rupiah BI Kembali Anjlok Ke Rp11.573/US$
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia mematok kurs tengah rupiah pada level Rp11.573 per dolar AS pada hari ini, Kamis (26/9/2013).

Nilai tukar rupiah itu kembali turun tipis 0,03% dibandingkan dengan patokan kurs tengah kemarin pada level Rp11.569 per dolar AS.

Adapun sejak awal pekan ini, Senin (23/9/2013), patokan kurs rupiah hari ini telah anjlok 1,95%.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg Dollar Index diketahui rupiah menguat 2,26% ke level Rp11.228 per dolar AS pada pukul 14.02 WIB.

Pada awal perdagangan, rupiah juga ditransaksikan menguat meskipun tipis yakni 0,58% ke level Rp11.421 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB.

Penguatan rupiah terjadi saat dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang Asia-Pasifik menjelang sore ini.

 

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia-Pasifik Kamis, 26 September 2013

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

$ Australia

0,94

-0,27%

14:02:02

$ Selandia Baru

0,83

-0,55%

14:14:50

Yen

99,01

+0,59%

14:01:05

$Hong Kong

7,75

0,00%

14:02:11

$Singapura

1,25

+0,01%

14:04:08

$Taiwan

29,57

-0,06%

14:00:55

Won

1,075,1900

-0,19%

01:59:59

Peso

43,34

-0,21%

14:14:44

Rupiah

11,228,0000

-2,26%

14:02:33

Rupee

62,24

-0,32%

14:04:10

Yuan

6,12

+0,01%

14:14:05

Ringgit

3,22

-0,11%

14:04:04

Baht

31,2

-0,18%

03:01:29

Sumber: Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah kurs dolar as bi kurs tengah
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top