Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kepercayaan Konsumen Menurun, Harga Karet Terseret

Bisnis.com, BANGKOK—Harga karet terus merosot dalam 3 hari terakhir setelah sebuah survei tentang keyakinan diri konsumen selama bulan September anjlok ditambah perekonomian China melambat kuartal ini.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 25 September 2013  |  14:15 WIB

Bisnis.com, BANGKOK—Harga karet terus merosot dalam 3 hari terakhir setelah sebuah survei tentang keyakinan diri konsumen selama bulan September anjlok ditambah perekonomian China melambat kuartal ini.

Kontrak karet untuk pengiriman Februari merosot 0,19% di Tokyo Commodity Exchange menjadi 273,7 yen (Rp31.921) per kilogram pukul 13:47 WIB siang ini, Rabu (25/9/2013). Sepanjang bulan ini karet tercatat menanjak 1,5%.

Sebuah penelitian swasta di New York menunjukkan indeks kepercayaan diri konsumen turun menjadi 79,7. Angka itu adalah yang terendah sejak Mei dan tercatat turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 81,8. Adapun ekonomi China melambat kuartal ini karena pertumbuhan di bidang manufaktur dan transportasi menurun.

Menurut analis dari dari Yutaka Shoji Co., Gu jiong, pasar sedang tak bergairah karena survei tersebut. “Investor menata ulang posisi mereka sebelum libur panjang di China,” katanya.

Sementara itu, karet untuk pengiriman Januari di Shanghai Futures Exchange jatuh 0,2% ke level 20.590 yuan (US$3.363) per ton. Bursa China akan tutup pada 1-7 Oktober untuk libur nasional.

Adapun data dari Rubber Research Institue of Thailand karet free-on-board Thailand tak berubah di posisi 82,50 baht (US$2,63) per kilogram kemarin. (Bloomberg)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga karet as china kepercayaan konsumen
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top