Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUDI Akan Buyback Saham Pakai Saldo Laba

Bisnis.com, JAKARTA - PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 04 September 2013  |  13:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (4/9/2013) perusahaan menjelaskan biaya buyback saham tersebut berasal dari saldo laba perusahaan.

Meski demikian penggunaan saldo laba tersebut dinilai tidak akan menyebabkan kekayaan bersih perusahaan menjadi lebih kecil dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.

Alokasi dana buyback itu berasal dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya per tanggal 30 Juni 2013 sebesar Rp209 miliar, dan dari jumlah tersebut akan digunakan sebanyak-banyaknya sebesar Rp25 miliar. Sedangkan jumlah nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 5% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Dengan penggunaan laba perusahaan tersebut, maka laba bersih perusahaan akan menurun akibat hilangnya pendapatan bunga deposito dari dana itu.

Meski demikian, perusahaan berkeyakinan pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja perusahaan karena perusahaan memiliki modal kerja serta saldo kas dan setara kas yang cukup untuk membiayai kegiayan usaha perusahaan.

PT Budi Starch & Sweetener Tbk  merupaka perusahaan yang bergerak di sektor industri dasar dan kimia, khususnya di sub sektor kimia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham buyback budi saldo laba
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top