Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Golden Retailindo Baru Serap Dana IPO Rp9,1 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA-- Peritel PT Golden Retailindo Tbk (GOLD) cenderung berhati-hati dalam menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp30,1 miliar yang diraup pada 2010 saat melepas 86 juta unit saham dengan
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 11 Juli 2013  |  13:54 WIB
Golden Retailindo Baru Serap Dana IPO Rp9,1 Miliar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Peritel PT Golden Retailindo Tbk (GOLD) cenderung berhati-hati dalam menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp30,1 miliar yang diraup pada 2010 saat melepas 86 juta unit saham dengan harga Rp350 per lembar.

Hingga semester I/2013, GOLD masih menyisakan dana IPO sebesar Rp20,1 miliar atau sekitar 68,8% dari total perolehan bersih yang dikantongi perseroan sebesar Rp29,2 miliar.

Adapun, pemilik jaringan ritel Golden Truly tersebut baru menggunakan dana IPO Rp9,1 miliar untuk membuka gerai baru di Mal Depok dengan investasi sebesar Rp8,11 miliar serta speciality store dan food business sebesar Rp992,3 juta.

"Realisasi penggunaan dana hasil IPO per 30 Juni baru terserap Rp9,1 miliar untuk pembukaan pusat perbelanjaan di Mal Depok dan speciality store," ungkap Kenny Wirya, Direktur Utama Golden Retailindo, dalam keterbukaan Kamis (11/7/2013).

Dia menambahkan, sisa dana IPO sebesar Rp20,1 miliar didepositokan masing-masing di Bank Panin sebesar Rp12 miliar dengan tingkat bunga 4,5% per tahun, sementara sisanya didepositokan perseroan ke OCBC NISP dengan suku bunga 4% per tahun.

Pada tahun ini, perseroan memperkirakan laju pertumbuhan pendapatan tahun ini hanya  2,3% menjadi Rp49 miliar dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun lalu Rp48 miliar.

Sementara laba bersih pada tahun ini diestimasi sebesar Rp7,06 miliar tumbuh 2% secara tahunan, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan laba bersih sepanjang 2012 yang naik 3% secara tahunan dengan nilai Rp6,89 miliar.

Proyeksi tersebut seiring dengan tingkat persaingan perdagangan ritel  yang semakin semakin kompetitif serta tingkat konsumsi masyarakat yang tertekan oleh inflasi karena peningkatan harga bahan bakar minyak.

Kenny menambahkan, sisa dana hasil IPO bakal di pergunakan pada semester II/2013 untuk tetap mendukung pertumbuhan kinerja tahun ini dengan membuka department store di Mall Kalibata City dan MallGalaxy. Selain itu, perseroan juga berencana memperkuat lini bisnis food court dan speciality store.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo ritel golden retailindo
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top