Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC SKY VISION: Rp940 Miliar, Omzet Sampai April

Indovision-M-Sky                                   Foto:AntaraBISNIS.COM, JAKARTA--PT
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  20:52 WIB

Indovision-M-Sky                                   Foto:Antara

BISNIS.COM, JAKARTA--PT MNC Sky Vision Tbk telah mengantongi omzet Rp940 miliar sampai April 2013, atau 29,38% dari target perseroan sampai akhir tahun yang mencapai Rp3,2 triliun.

Direktur Utama MNC Sky Rudy Tanoesoedibjo menyampaikan pihaknya memperoleh earning before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) sebesar Rp399 miliar atau 29,6% dari target perseroan sampai akhir tahun senilai Rp1,35 triliun.

“Secara bulanan, pendapatan naik 33% dari Rp183 miliar menjadi Rp244 miliar. EBITDA-nya tumbuh 30% dari Rp80 miliar menjadi Rp104 miliar,” ujarnya, Rabu(22/5/2013).

Perolehan omzet emiten berkode saham MSKY ini berasal dari penambahan jumlah pelanggan baru. Pelanggan MSKY pada akhir kuartal I/2013 bertambah 47% menjadi 1,87 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,27 juta.

Jika rinci, terdapat sebanyak 196.125 pelanggan baru pada empat bulan pertama tahun ini, terdiri dari 145.900 pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini, ditambah 50.225 pelanggan baru pada April 2013.

“Totalnya sampai akhir April ini sudah mencapai 1,92 juta pelanggan baru,” sebutnya.

Menurut dia, pertumbuhan pelanggan di luar Pulau Jawa, yakni di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi meningkat pesat hingga 100%. Perseroan menargetkan minimal 50.000 pelanggan baru per bulan untuk sisa tahun ini.

Belanja modal MSKY pada kuartal pertama tercatat Rp257 miliar atau seperempat dari anggaran belanja yang sekitar Rp1 triliun. Sebagian besar digunakan untuk mendukung pertumbuhan pelanggan dengan pembelian peralatan seperti set top box untuk pelanggan dan pemeliharaan.

Selain itu, perseroan juga berencana menyelesaikan program migrasi MPEG-4 pada akhir 2013, sehingga memungkinkan MSKY memanfaatkan kapasitas satelit sepenuhnya.

Direktur MNC Sky Effendi Budiman menargetkan perseroan bisa meraih pendapatan mencapai Rp1,6 triliun dengan EBITDA sekitar  Rp670 miliar. Hal itu tercatat separuh dari target pencapaian kinerja perseroan sampai akhir 2013.

Jika menilik ke belakang, menurut laporan keuangan kuartal I/2013, Laba bersih MNC Sky merosot dari Rp38 miliar menjadi Rp34 miliar. Perseroan mengaitkan penurunan laba bersih dengan peningkatan beban penyusutan menjadi sebesar Rp62 miliar. Pada dasarnya, penurunan laba berasal dari kerugian nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dari utang obligasi global yang dimiliki perseroan.

Pendapatan tercatat meningkat 30% dari Rp535 miliar menjadi Rp696 miliar. Sejalan dengan itu, pertumbuhan EBITDA tercatat 21% menjadi Rp294 miliar dari Rp243 miliar, dengan margin EBITDA pada level 42%.(msb)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa saham pt mnc sky vision tbk industri televisi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top