Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PERDAGANGAN SAHAM: Aktivitas Di Lantai Bursa Naik 31,49%

BISNIS.COM,JAKARTA—Aktivitas perdagangan saham pada kuartal pertama tahun ini melesat 31,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu seiring dengan meningkatnya aliran dana asing ke pasar saham.

BISNIS.COM,JAKARTA—Aktivitas perdagangan saham pada kuartal pertama tahun ini melesat 31,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu seiring dengan meningkatnya aliran dana asing ke pasar saham.

Berdasarkan data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), total frekuensi perdagangan saham pada kuartal I/2013 tercatat 9,71 juta kali, lebih besar dari periode yang sama tahun lalu 7,39 juta kali.

Sejalan dengan capaian tersebut, total volume saham yang diperdagangkan tercatat naik 47,11% menjadi 375,97 miliar unit saham, dari posisi yang sama tahun lalu 255,56 miliar unit saham. Alhasil total nilai perdagangan saham mencapai Rp376,05 triliun, naik 35,07%.

Sektor perdagangan, jasa dan investasi yang tergabung dalam indeks JAKTRA menjadi paling banyak ditransaksikan yakni 2,08 juta kali, disusul sektor properti (JAKPROP) sebanyak 1,79 juta kali dan sektor keuangan (JAKFIN) sebesar 1,17 juta kali.

Capaian tersebut juga menjadikan indeks JAKTRAD menjadi indeks dengan perolehan nilai perdagangan tertinggi sebesar Rp81,62 triliun, atau 21,7% dari total nilai perdagangan saham.

Kendati demikian, indeks JAKPROP menjadi sektor dengan volume saham paling tinggi yakni 101,97 miliar unit saham, atau 27,12% dari total volume saham yang diperdagangkan sepanjang kuartal I/2013.

Analis First Asia Capital David Sutyanto menilai pertumbuhan aktivitas perdagangan saham tersebut mulai terlihat seiring dengan disematkannya rating investment grade kepada Indonesia pada tahun lalu.

“Rating investment grade memang diberikan sejak tahun lalu, namun pengaruhnya itu baru terasa pada tahun ini. Investor asing membutuhkan waktu untuk melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menginvestasikan dananya,” katanya.

Dia tidak menampik aliran dana asing yang deras mendorong pasar saham menjadi lebih bergairah. Sejak awal tahun ini, dana asing mencatatkan beli bersih kuartalI/2013 mencapai Rp18 triliun, naik 79% dari posisi yang sama tahun lalu Rp10,03 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper