Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Euro Jatuh Ke Level Terendah Terhadap Dolar AS

BISNIS.COM, SYDNEY-Mata uang Euro jatuh ke level terendah pada tahun ini melawan dolar AS setelah pungutan pada deposit bank di Siprus yang belum pernah terjadi mengancam untuk menggagalkan bailout dan memicu babak baru krisis utang Eropa.

BISNIS.COM, SYDNEY-Mata uang Euro jatuh ke level terendah pada tahun ini melawan dolar AS setelah pungutan pada deposit bank di Siprus yang belum pernah terjadi mengancam untuk menggagalkan bailout dan memicu babak baru krisis utang Eropa.

Euro tercatat turun terdalam selama 3 pekan melawan yen karena investor mencari aset yang aman setelah Presiden Siprus Nicos Anastasiades tunduk pada tuntutan Menteri Keuangan Eropa untuk menaikkan pungutan sebesar 5,8 miliar euro dalam setiap penempatan akun di Siprus.

Yen menguat terhadap 16 negara peers setelah Anastasiades menunda pemungutan suara dalam penentuan parlemen hingga hari ini.

Euro turun ke level US$1,2905, terendah sejak 10 Desember sebelum perdagangan berada pada level US$1,2925 hingga pukul 6.20 pagi di Tokyo. Penurunan tersebut 2,1% menjadi 121,98 yen. Sementara itu dolar AS turun 0,9% menjadi 94,38 yen.

"Kekhawatiran adalah bahwa rencana bailout dipaksakan pada pemegang deposito dan oleh karena itu tidak ada dukungan sukarela untuk bailout," kata Imre Speizer, Analis Westpac Banking Corp di Auckland seperti dikutip Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Achmad Aris
Editor : Others
Sumber : Achmad Aris
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper