Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI EMITEN: Trimegah Securities Right Issue Rp345 miliar

JAKARTA-PT Trimegah Securities Tbk  melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu senilai total Rp345,43 miliar yang sebagian besar dananya akan digunakan untuk modal kerja.
- Bisnis.com 31 Januari 2013  |  20:27 WIB

JAKARTA-PT Trimegah Securities Tbk  melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu senilai total Rp345,43 miliar yang sebagian besar dananya akan digunakan untuk modal kerja.

 

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan hari ini (31/1), perusahaan efek berkode TRIM ini menawarkan harga antara Rp80-Rp100 per saham untuk 3,45 miliar saham biasa, setara dengan 48,9% jumlah saham setelah aksi tersebut.

 

Aksi korporasi yang disebut rights issue itu menawarkan 1 hak memesan efek (HMETD) untuk membeli satu saham dan bila pemegang saham tidak mengeksekusi hak kepemilikannya dapat terdilusi 48,9%.

 

Sekitar 17% atau sebanyak-banyaknya sebesar Rp60,16 miliar akan digunakan untuk pelunasan utang perseroan beserta bunganya kepada induk usaha Perseroan berdasarkan perjanjian sub-ordinasi.  Nilai pinjaman subordinasi adalah US$6 juta dengan asumsi nilai tukar Rp9.680/US$.

 

Selain itu 83% atau sebanyak-banyaknya Rp285,27 miliar dari perolehan rights issu akan digunakan untuk menambah modal kerja.

 

Perseroan mencatat rugi komprehensif mencapai Rp112,43 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp6,44 miliar. Pendapatan usaha perseroan turun menjadi Rp109,43 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp122,05 miliar.

 

Jadwal sementara masa rights issue tanggal efektif pada 1 Maret 2013, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Maret 2013, dan pencatatan HMETD di BEI pada 19 Maret 2013.

 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham perseroan adalah Morgan Stanley and Co sebesar 19,91%, Treasury sebesar 5,49%, Northern Trust Company sebesar 9,58%, Advance Wealth Finance Ltd sebesar 46,51%, Avi Dwipayana sebesar 0,20%, dan masyarakat sebesar 18,51%.(07/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top