Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS BUMI: Nathaniel Rotschild Tak Percaya Hasil Investigasi Independen

JAKARTA: Nathaniel Rothschild tidak percaya terhadap hasil investigasi independen yang dilakukan terhadap Bumi Plc, karena ada campur tangan dan sensor dari perusahaan tercatat di bursa London itu.Rothschild, melalui NR Investments, meminta versi penuh
- Bisnis.com 18 Januari 2013  |  14:43 WIB

JAKARTA: Nathaniel Rothschild tidak percaya terhadap hasil investigasi independen yang dilakukan terhadap Bumi Plc, karena ada campur tangan dan sensor dari perusahaan tercatat di bursa London itu.

Rothschild, melalui NR Investments, meminta versi penuh dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Macfarlanes terhadap Bumi Plc dan dua aset batu baranya di Indonesia, yaitu PT Bumi Resources Tbk dan PT Berau Coal Energy Tbk. Menurutnya, kebocoran sebagian hasil investigasi merugikan pihaknya.

“Kebocoran muncul dirancang untuk mempermalukan NRI dan Nat Rothschild secara pribadi, bukan untuk menjawab pertanyaan utama penyelidikan Macfarlanes,” ujar juru bicara NR Investments Conal Walsh dalam sebuah email (17/1) tengah malam waktu Jakarta.

Dia menyebutkan tujuan utama penyelidikan itu adalah untuk menjelaskan penyimpangan keuangan yang serius di Bumi, dan menghilangnya aset Perusahaan bernilai “ratusan juta dolar AS”. Oleh sebab itu, sang pendiri Bumi Plc ini meminta versi penuh dari penyelidikan Macfarlanes.

NRI merupakan kendaraan investasi milik Rothschild yang bersama sejumlah pihak terkait saat ini memegang 14,799% hak suara di Bumi Plc, setara dengan 18,214% di rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Februari.

Penyelidikan Macfarlanes ditunjuk pleh Bumi Plc pada 24 September setelah seorang whistle blower menemukan informasi dugaan penyimpangan keuangan itu. Bumi Plc saat ini menjadi pusat perpecahan pemegang saham yaitu Rothschild dan Grup Bakrie yang pada 2010 berkongsi dalam transaksi senilai US$3 miliar.

Rothschild telah mengajukan pencabutan 12 dari 14 anggota direksi termasuk Chairman Samin Tan dan mengajukan nama baru termasuk Hashim Djojohadikusumo yang merupakan adik kandung Prabowo Subianto. Perombakan direksi akan dibahas dalam RUPS pada Februari. (bas)(Foto:thetimes.co.uk)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top