HARGA KOPI: Akan Melonjak 14% Jadi US$2.150 Pada Juni 2013

JAKARTA—Harga kopi robusta diprediksi melonjak 14% menjadi US$2.150 per ton pada Juni tahun depan akibat menurunnya panen yang menekan pasokan global.Berdasarkan survei Bloomberg, panen kopi robusta akan turun 12% menjadi 1,45 juta ton dari 1,65
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  17:03 WIB

JAKARTA—Harga kopi robusta diprediksi melonjak 14% menjadi US$2.150 per ton pada Juni tahun depan akibat menurunnya panen yang menekan pasokan global.Berdasarkan survei Bloomberg, panen kopi robusta akan turun 12% menjadi 1,45 juta ton dari 1,65 juta ton pada musim sebelumnya.Asia dan Afrika merupakan produsen utama atas kopi robusta. Adapun jenis arabikabanyak dihasilkan di Amerika Latin.Harga kopi robusta untuk pengiriman Januari naik 0,8% menjadi US$1.888 per ton di NYSE Liffe, sedangkan arabika untuk pengiriman Maret meningkat 1,7% menjadi US$1,49 per pound di ICE Futures New York. Potongan harga atas kedua jenis kopi tersebut turun US$0,63 dari US$0,14 pada akhir 2011.Petani kopi robusta di Vietnam, produsen terbesar dunia, membatasi penjualan untuk mencari harga yang lebih tinggi. Pembatasan tersebut mendukung harga seiring dengan meningkatnya pasokan global.Organisasi Kopi Internasional menyebutkan petani dunia akan memanen 56 juta—60 juta bushel robusta pada 2012--2013, naik dari 53,3 juta pada tahun sebelumnya. Harga kopi robusta telah anjlok 13% sejak akhir September ketika panen berlansung di Vietnam."Saat ini kami sudah tidak melihat petani panik dan buru-buru menjual kopi seperti sebelumnya,” kata Alexander Gruber, Kepala Perwakilan Tong Teik Vietnam, anggota RCMA Commodities Asia Group, dikutip Bloomberg, Rabu (12/12).Luong Van Tu, ketua Asosiasi Kopi & Kakao Vietnam, mengatakanpetani memiliki dana yang cukup untuk membatasi penjualan hingga harga mencapai 40.000 dong atau setara dengan US$1,92 per kg. (if) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top