KOMODITAS JAGUNGHarga menguat dalam 3 hari beruntun

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 April 2012  |  18:58 WIB

 

SINGAPURA: Harga jagung menguat untuk hari ketiga karena spekulasi bahwa penjualan satu hari terbesar dari gandum oleh eksportir AS sejak tahun 1994 dapat menghabiskan stok di petani terbesar di dunia dan pengirim.
 
Jagung untuk penyerahan Juli naik 1% menjadi US$6,315 per bushel di Chicago Board of Trade, memperpanjang kenaikan 3,7% minggu lalu.
 
Kontrak tersebut diperdagangkan pada US$6,28 per bushel pukul 15.16 waktu Singapura, mengupas kerugian bulanan menjadi 2,5%.
 
Departemen Pertanian AS (USDA) pada 27 April mengatakan eksportir menjual 1,44 juta ton jagung dengan tujuan yang tidak diketahui untuk pengiriman tahun ini mulai 1 September.
 
Data menunjukkan bahwa itulah penjualan terbesar keenam untuk pembeli tunggal dan yang paling tinggi sejak China membeli 1,45 juta ton pada 20 Desember 1994. USDA mengatakan ada tambahan 120.000 ton yang dijual ke China untuk pengiriman 31 Agustus.
 
"Harga melonjak setelah USDA mengonfirmasi penjualan satu hari terbesar," kata Lukas Mathews, analis komoditas Commonwealth Bank of Australia, seperti dikutip Bloomberg
 
"Penjualan tanaman tua dalam beberapa pekan terakhir berarti USDA mungkin terpaksa mengurangi estimasi 2011-2012 dalam laporan pekan depan," katanya.
 
Pemerintah dijadwalkan akan merilis pasokan pertanian terbaru AS dan dunia serta estimasi permintaan pada 10 Mei. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg / Taufikul Basari

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top