BURSA ASIA: Kabar baik The Fed gairahkan indeks

TOKYO: Bursa Asia membubung untuk hari kedua, 26 April 2012, setelah Chairman Federal Reserve Ben S. Bernanke menyatakan bersiap melakukan lebih banyak hal untuk menstimulasi ekonomi.
News Editor | 26 April 2012 08:26 WIB

TOKYO: Bursa Asia membubung untuk hari kedua, 26 April 2012, setelah Chairman Federal Reserve Ben S. Bernanke menyatakan bersiap melakukan lebih banyak hal untuk menstimulasi ekonomi.

 

Faktor lainnya adalah perekonomian Korea Selatan kuartal I/2012 yang tumbuh dalam laju tercepat sepanjang tahun ini, di tengah kontraksi perekonomian China.

 

Di Sydney, saham James Hardie Industries SE, pemasok bahan material yang pasar terbesarnya di AS, naik 1,1%. Samsung Electronics Co di Seoul juga terangkat 1,9%.

 

Begitu pula produsen elektronik Jepang Hitachi Chemical Co yang melompat 5,8% di Tokyo, seiring dengan dinaikkannya peringkat kredit perseroan oleh Credit Suisse Group AG.

 

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6% ke 124,26 pada pukul 9:37 waktu Tokyo, denga empat saham naik untuk setiap satu yang turun.

 

Sejak kemarin, indeks acuan kawasan itu telah menghapus kerugiannya sepanjang pekan lalu, sejalan dengan datangnya musim laporan keuangan dan membaiknya sektor perumahan AS.

 

“Federal Reserve tidak membuang kemungkinan adanya tambahan stimulus itu,” kata Mitsushige Akino, manajer investasi di Ichiyoshi Investment Management Co, Tokyo.

 

“Dan itu membuat kepercayaan diri para investor naik.”

 

Nikkei & Kospi

Pada pukul 9:41, indeks MSCI Asia Pacific masih mendaki 0,5%. Indeks berjangka Standard & Poor’s 500 sedikit berubah setelah kemarin indeks acuan komoditas Asia itu naik 1,4%.

 

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,4%, sementara Kospi Korea Selatan meningkat 0,7%.

 

Perekonomian Korea Selatan kuartal I/2012 tumbuh 0,9% (q-to-q), sesuai estimasi analis. Laba bersih per saham kuartal I/2012 dari 192 emiten S&P 500 naik 10%, melebihi estimasi 9,6%.

 

Membaiknya data-data perekonomian itu mengangkat mata uang Won Korea terhadap 16 mitra utamanya. Won naik 0,3% ke 1,137.88 per dolar AS.

 

Sejalan dengan itu, mata uang Euro diperdagangan pada level tertinggi dalam 3 pekan, naik 0,1% ke U$1,3231 per dolar AS. (Bloomberg/Bsi)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top