KOMODITAS LOGAM terangkat pertumbuhan investasi China

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 April 2012  |  22:12 WIB

 

SINGAPURA: Pergeseran konsumsi yang didorong oleh pertumbuhan investasi di China bakal menguntungkan aluminium, nikel, paladium dan emas, meninggalkan produk pertanian.
 
Analis Barclays Capital yang dipimpin Kevin Norrish menulis bahawa komoditas memiliki hubungan kuat dengan standar hidup dan perubahan selera seperti meningkatnya konsumsi kopi.
 
BHP Billiton Ltd, perusahaan tambang terbesar dunia, pernah mengatakan bahwa pertumbuhan produksi baja China yang melambat karena ekonomi bergeser lebih fokus pada konsumen dibandingkan proyek-proyek bangunan besar.
 
Permintaan yang lebih tinggi dari industri otomotif, energi terbarukan dan industri listrik akan membantu komoditas terkait termasuk paladium dan bensin sejalan urbanisasi dan upaya negara mengurangi emisi.
 
Barclays mengatakan aluminium dapat mendapat manfaat dari pembangunan jaringan listrik baru China, sementara peningkatan penggunaan stainless steel pada barang-barang konsumsi dapat membantu permintaan nikel.
 
Permintaan dari China menopang indeks GSCI Standard & Poor dari 24 komoditas untuk naik setiap tahun sejak tahun 2002, selain 2008 karena runtuhnya Lehman Brothers Holdings Inc menyebabkan resesi global terburuk sejak Perang Dunia II. (sut) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg / Taufikul Basari

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top