BAKRIE & BROTHERS janjikan utang Rp2,11 triliun lunas Mei

JAKARTA: PT Bakrie & Brothers Tbk, induk emiten Grup Bakrie, menargetkan pelunasan utangnya melalui MSN Tara Ltd dan Interventures Capital Pte Ltd senilai total Rp2,11 triliun akan selesai akhir Mei."Saat ini pinjaman telah memasuki tahap akhir
Andhika Anggoro Wening | 26 April 2012 18:41 WIB

JAKARTA: PT Bakrie & Brothers Tbk, induk emiten Grup Bakrie, menargetkan pelunasan utangnya melalui MSN Tara Ltd dan Interventures Capital Pte Ltd senilai total Rp2,11 triliun akan selesai akhir Mei."Saat ini pinjaman telah memasuki tahap akhir di mana sebagian besar pinjaman pada MSN Tara Ltd dan Inventures Capital Pte Ltd akan dilunasi pada akhir Mei 2012," ujar Direktur & Sekretaris Perusahaan Bakrie & Brothers Sri Dharmayanti.Hal itu diungkapkan manajemen perseroan dalam situs keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia sebagai jawaban atas pertanyaan otoritas bursa.Dia mengatakan rencana tersebut bersamaan dengan penyelesaian pinjaman kepada Ascention Ltd pada saat pelunasan yang sama. Pinjaman tersebut tercatat senilai Rp96 miliar.Laporan keuangan perusahaan per akhir September 2011 menyatakan pinjaman dari MSN Tara Ltd senilai Rp1,26 triliun dan Interventures senilai Rp857,43 miliar seharusnya sudah jatuh tempo sejak 20 Januari 2012 dan pinjaman Ascention sudah jatuh tempo sejak 27 Februari.Pinjaman MSN Tara Ltd merupakan pengalihan dari Piper Price Company Ltd. Awalnya pinjaman itu berjumlah Rp4,26 triliun yang dananya diterima perusahaan sejak April 2009 tetapi sudah ada sebagian yang dilunasi. Pinjaman kepada Piper itu dijamin saham anak-anak usaha milik perusahaan.Saham jaminan itu terdiri dari sebanyak 2,91 miliar unit saham PT Bumi Resources Tbk, 6,22 miliar unit saham PT Energi Mega Persada Tbk, dan 2,31 miliar unit saham PT Bakrieland Development Tbk.Jaminan lain terdiri dari 7,2 miliar unit saham PT Bakrie Telecom Tbk dan 304,2 juta unit saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.Saham perusahaan yang berkode BNBR itu masih ditutup stagnan di level terendah Rp50 hari ini dan membentuk kapitalisasi pasarnya Rp4,68 triliun. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top