REFINANCING: Indosiar minta dana dari Elang Mahkota

JAKARTA: Emiten penyiaran PT Indosiar Karya Mandiri Tbk berniat melakukan pembiayaan kembali utang perseroan dengan mengajukan pinjaman kepada induk usahanya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.Dalam iklan yang disampaikan perseroan melalui Bisnis Indonesia
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 15 April 2012  |  16:53 WIB

JAKARTA: Emiten penyiaran PT Indosiar Karya Mandiri Tbk berniat melakukan pembiayaan kembali utang perseroan dengan mengajukan pinjaman kepada induk usahanya PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.Dalam iklan yang disampaikan perseroan melalui Bisnis Indonesia kemarin, direksi menyebut bahwa pinjaman yang diajukan berjumlah total Rp490 miliar dan diajukan melalui dua kanal.Pertama, skema peminjaman melalui Indosiar Karya Mandiri sejumlah Rp25 miliar. Adapun sisanya sejumlah Rp465 miliar, dilakukan melalui anak usaha perseroan yakni PT Indosiar Visual Mandiri."Penerimaan pinjaman dari Emtek diharapkan akan meningkatkan kemampuan perseroan dan IVM untuk melakukan pembayaran kembali utang-utang perseroan kepada pihak ketiga dan memerbaiki posisi arus kas perseroan dan IVM," jelas dokumen tersebut.Adapun, hutang-hutang yang akan dilunasi melalui suntikan dana dari Emtek yakni utang kepada empat bank a.l Bank Artha Graha, Bank Panin, Bank Central Asia, dan Bank CIMB Niaga. Bunga pinjaman keempat bank tersebut berkisar 10,6%--14,5% dengan rerata bunga 12,8%.Pinjaman Indosiar Karya Mandiri kepada Emtek akan dibebani bunga sebesar 3,75% di atas tingkat bunga deposito Bank BCA berjangka waktu 3 bulan, atau setara dengan 9,25%. Jangka waktu pinjaman 5 tahun dengan masa tenggan pembayaran pokok pinjaman selama 2 tahun.Berdasarkan laporan keuangan akhir tahun 2011, pos liabilitas jangka pendek emiten berkode saham IDKM tersebut mencapai Rp757,24 miliar. Jumlah tersebut meningkat 136,19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran Rp320,69 miliar.Untuk memuluskan rencana tersebut, emiten berkode saham IDKM tersebut akan menghelat RUPSLB 15 Mei.Berdasarkan laporan keuangan akhir tahun 2011, IDKM mengalami pertumbuhan laba bersih perseroan minus 1267,46%. Per akhir Desember 2011, IDKM menderita rugi bersih senilai Rp96,84 miliar.Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pendapatannya yang tumbuh hingga 14,35%, dari Rp749,01 miliar di akhir 2010 menjadi Rp856,48 miliar di tahun berikutnya.Sebagai perbandingan, laba bersih Elang Mahkota Teknologi di akhir Desember 2011 mencapai Rp607,61 miliar, tumbuh 41,57% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sejumlah Rp429,19 miliar. Adapun pendapatan emiten berkode saham EMTK tersebut tumbuh 23,35%, dari Rp3,35 triliun menjadi Rp4,14 triliun.Sementara itu, jumlah kas dan setara kas EMTK di akhir Desember 2011 mencapai Rp1,34 miliar. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk menyusui anak usahanya, PT Indosiar Karya Mandiri Tbk. (faa)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA

+ GEMPA BUMI di Banten

+ Waspadai Penipu berkedok INVESTASI

+ WISHNUTAMA mundur dari TRANS TV

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top