EKONOMI AS: Inflasi Maret diperkirakan 0,3%

NEW YORK: Laju inflasi Maret yang dirilis pekan ini atau 13 April 2012 diperkirakan naik tapi pada level terendah sejalan dengan menurunnya harga energi.
News Editor | 09 April 2012 05:56 WIB

NEW YORK: Laju inflasi Maret yang dirilis pekan ini atau 13 April 2012 diperkirakan naik tapi pada level terendah sejalan dengan menurunnya harga energi.

 

Nilai median survei Bloomberg terhadap 58 ekonom mengungkapkan inflasi Maret diperkirakan mencapai 0,3%, melambat dari posisi Februari 0,4%.

 

Bagian lain survei itu juga mengungkapkan harga yang dibayar produsen naik lebih lambat, dan karena itu defisit dagang AS hanya sedikit berubah dari gap terlebar sejak Oktober 2008.

 

Ekspansi ekonomi pada awal tahun kemungkinan juga melambat, sementara harga energi yang masih berpotensi naik membuat The Fed mempertahankan level suku bunga rendahnya.

 

“Dengan pertumbuhan sejalan dengan tren, inflasi tahun ini mestinya cukup moderat, dengan risiko terebsar pada harga minyak,,” kata Michael Hanson, ekonom Bank of America Corp.

 

Biaya energi kemungkinan berkurang sejalan dengan terkoreksinya harga minyak setelah mencapai puncaknya pada Feebruari, tertinggi sejak April 2011.

 

Pada akhir Maret lalu, harga minyak untuk pengiriman Mei tergerus US$4,05 ke US$102,80 per barel. Sementara itu, data untuk gas alam tidak tersedia. (Bloomberg/Bsi)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top