Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dollar AS lanjutkan penguatan

SINGAPURA: Dollar AS mempertahankan penguatannya atas euro, sementara Australia dollar melemah setelah Komite Super Kongres AS gagal mencapai kesepakatan dalam penanganan defisit utang negara tersebut.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 November 2011  |  08:49 WIB

SINGAPURA: Dollar AS mempertahankan penguatannya atas euro, sementara Australia dollar melemah setelah Komite Super Kongres AS gagal mencapai kesepakatan dalam penanganan defisit utang negara tersebut.

Euro juga anjlok sejak perdagangan kemarin sebelum para ahli ekonomi menyampaikan bahwa pasar konsumsi di Eropa akan turun hingga 2 tahun ke depan.

“Risiko mungkin masih rendah dan pelemahan pasar konsumsi ini akan terus menerus mengancam nilai mata uang,” ujar Greg Gibbs, a Currency Strategist Royal Bank of Scotland Group Plc di Sydney hari ini.

Dollar AS diperdagangkan US$1.3484 per euro pada 8:09 a.m waktu Tokyo dari US$1.3489 di New York kemarin, menguat 0,3%. Adapun yen Jepang hanya berubah sedikit menjadi 103.74 yen per euro setelah naik 0,3% kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan 76.93 yen per dollar AS, dollar Australia diperdagangkan AUS$98.35 per dollar AS dari AUS$98,41 atau turun 1,7% kemarin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top