Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proposal IPO Surya Eka Perkasa disetujui

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 November 2011  |  21:12 WIB

 

JAKARTA: Proposal kontrak pendahuluan pelepasan saham perdana (IPO) PT Surya Eka Perkasa sudah disetujui oleh Bursa Efek Indonesia. Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, proposal tersebut selanjutnya akan diproses oleh Bapepam-LK selaku otoritas pasar modal.
 
"Kami sudah selesaikan. Selanjutnya tinggal ditelaah oleh Bapepam," ujarnya hari ini.
 
Seperti diketahui, PT Surya Eka Perkasa sudah memasukkan proposal kontrak pendahuluan ke BEI pekan lalu. Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan gas tersebut juga sudah melakukan mini expose.
 
Eddy menambahkan bahwa dia belum mengetahui apakah proposal yang sudah diloloskan oleh BEI tersebut sudah diproses lebih lanjut ke Bapepam-LK atau belum. Menurutnya hal tersesbut merupakan tugas penjamin pelaksana efek (underwriter).
 
Adapun, Equator Securities bertindak sebagai underwriter IPO Surya Eka. Jika proses perizinan berjalan mulus, maka Surya Eka akan mulai melantai pada Januari 2012 dengan pelepasan sekitar 25% saham.
 
Dana hasil IPO akan digunakan perusahaan yang mulai berdiri sejak 2006 tersebut untuk pengembangan usaha. Saat ini, pabrik Surya Eka yang berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan, menghasilkan beberapa produk a.l LPG propane dan LPG butane, Propane, serta Condensate.
 
Hingga hari ini, BEI belum menerima proposal kontrak pendahuluan baru. Oleh sebab itu, Eddy kurang yakin jika target 25 perusahaan baru melantai tahun ini bisa tercapai. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhammad Kholikul Alim

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top