Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Unilever raih pembiyaan Rp1,2 triliun

JAKARTA: Raksasa barang konsumer dari Belanda PT Unilever Indonesia Tbk mendapatkan fasilitas pembiayaan maksimal senilai Rp1,2 triliun dari Unilever International Finance AG (UFI).Dalam keterbukaan informasinya di surat kabar pagi ini, perusahaan mengakui
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 19 Oktober 2011  |  10:08 WIB

JAKARTA: Raksasa barang konsumer dari Belanda PT Unilever Indonesia Tbk mendapatkan fasilitas pembiayaan maksimal senilai Rp1,2 triliun dari Unilever International Finance AG (UFI).Dalam keterbukaan informasinya di surat kabar pagi ini, perusahaan mengakui fasilitas itu berasal pihak afiliasi yang berpusat di Swiss."[Pembiayaan itu] dapat ditarik bertahap dalam waktu 17 Oktober--31 Desember," ujar manajemen perusahaan yang dipimpin Jan Zijderveld dalam keterbukaan informasi.Perseroan, tutur manajemen, telah melakukan penarikan pertama pada 18 Oktober senilai US22 juta, setara dengan Rp202,4 miliar berbunga 7,35% per tahun.Pinjaman berikutnya juga akan dikenakan besaran bunga yang sama, yang sudah termasuk biaya premi untuk transaksi lindung nilai (hedging).Pinjaman dari grup usaha sendiri itu diprediksi mampu menambah pendapatan perseroan pada tahun depan sebesar Rp164 miliar. 

Hemat Rp3,75 miliar

Pinjaman juga diprediksi dapat membuat perusahaan berkode saham UNVR itu menghemat dana Rp3,75 miliar, dibandingkan dengan pinjaman dari lembaga keuangan lain.Transaksi afiliasi tersebut juga dinyatakan tidak termasuk transaksi benturan kepentingan.Dengan demikian, rencana itu tidak membutuhkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).Hubungan afiliasi emiten barang konsumsi yang didirikan sejak 1933 tesebut dengan UFI adalah pemegang saham akhir yang sama, Unilever NV, yang berpusat di Belanda.Saham Unilever kemarin ditutup menguat Rp250 atau 1,62% ke Rp15.700.Posisi itu membentuk kapitalisasi pasarnya 119,79 triliun dan rasio harga saham terhadap laba bersinya (price to earnings ratio/PER) 32,64 kali. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top