Wall Street terganjal

NEW YORK: Indeks saham di bursa Wall Street terkoreksi setelah keluar laporan dari China dan Jerman yang mengundang kekhawatiran terhadap melambatnya perekonomian global.Indeks Standard & Poor's 500 melemah 1% ke posisi 1.148,46. Perlemahan ini
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 September 2011  |  21:24 WIB

NEW YORK: Indeks saham di bursa Wall Street terkoreksi setelah keluar laporan dari China dan Jerman yang mengundang kekhawatiran terhadap melambatnya perekonomian global.Indeks Standard & Poor's 500 melemah 1% ke posisi 1.148,46. Perlemahan ini memperpanjang penurunan kuartalan S&P sejak 2008. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 88,02 poin (0,8%) ke level 11.065,96."Ada bukti lebih lanjut bahwa ekonomi kami [Amerika Serikat] melemah. Kita belum dapat mengatasi akar permasalahan, baik di AS maupun Eropa. Kita belum melihat upaya yang mendorong kepercayaan konsumen," ujar Randy Bateman, chief investment officer pada Huntington Asset Management di Columbus, Ohio.Perlemahan saham di AS terjadi setelah laporan Departemen Perdagangan di Washington menunjukkan belanja konsumen di negara itu melemah bulan lalu. Kondisi ini diperparah dengan dengan meningkatnya sikap pesimisme dan kurangnya lapangan pekerjaan.Indeks saham di dunia terkoreksi setelah keluar laporan yang menunjukkan indeks pabrikan China melemah untuk bulan ketiga, kontraksi terpanjang sejak 2009. Pesanan barang dan permintaan ekspor berkurang.Di Jerman, penjualan ritel merosot ke titik terendah dalam empat tahun pada Agustus dipicu kecemasan tentang dampak dari krisis utang di Eropa yang menghambat keinginan belanja konsumen. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top