Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yen & dolar AS perkasa

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 September 2011  |  09:06 WIB

 

TOKYO: Kurs dolar AS dan yen menguat terhadap beberapa mata uang utama karena pasar masih mencemaskan krisis ekonomi regional Eropa.
 
Kurs Euro terus melemah tarhadap dolar AS dan merupakan penurunan ketiga selama September. Kurs dolar Australia juga turun dan merupakan penurunan terhadap dolar AS dalam dua hari berturut-turut.
 
"Dalam kondisi serba tidak pasti, pada akhirnya orang akan lari untuk memburu dolar AS dan yen," ujar Khoon Goh, Kepala Strategi dan Ekonomi ANZ National Bank Ltd. di Wellington melalui telepon kepada Bloomberg.
 
Pada pukul 8:13 waktu Tokyo (6:13 WIB), Yen diperdagangkan di level 103,66 per euoro atau menguat 0,09 yen dibandingkan kemarin yang ditransaksikan 103,75 per euro.
 
Sementara itu, kurs euro berada di level US$1,3542 atau  turun dibandingkan kemarin di posisi US$1,3543. 
 
Namun, Bloomberg mencatat pada pukul 21:30 waktu New York (08:30 WIB) kurs euro kembali menguat terhadap dolar, yaitu di level US$1,3544 atau naik 0,01%.
 
Penguatan dolar AS dan yen juga terjadi pada dolar Australia dan Selandia Baru. Di Sydney pada pukul 11:00 waktu setempat (08:00 WIB), kurs dolar Australia berada di level 97,33 sen dolar AS (dari 97,81). Adapun terhadap yen, dolar Australia berada di level 74,45 yen turun dari posisi kemarin di 74,93 yen.
 
Sementara itu, dolar selandia baru dihargai 77,31 sen dolar AS atau turun dibandingkan dengan kemarin di level 77,67. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top