Harga minyak di bawah US$80 per barel

DALLAS: Harga kontrak minyak turun di bawah US$80 per barel, sementara janji G-20 untuk mengatasi masalah ekonomi dunia gagal meredam kekhawatiran terhadap ancaman resesi.Harga minyak mentah untuk pengiriman November turun US$0,66 (0,8%) menjadi US$79,85
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 September 2011  |  21:22 WIB

DALLAS: Harga kontrak minyak turun di bawah US$80 per barel, sementara janji G-20 untuk mengatasi masalah ekonomi dunia gagal meredam kekhawatiran terhadap ancaman resesi.Harga minyak mentah untuk pengiriman November turun US$0,66 (0,8%) menjadi US$79,85 per barel di New York Mercantile Exchange, pertama di bawah US$80 sejak 9 Agustus. Harga kontrak sepanjang pekan lalu merosot 9,2%, penurunan pertama dalam lima minggu.Harga minyak Brentuntuk pengiriman November turun US$1,52 (1,4%) menjadi US$103,97 per barel di ICE Futures Europe exchange, London."Kekhawatiran terhadap perekonomian dunia masih berlanjut," ujar Gene McGillian, seorang analis dan pialang dari Tradition Energy di Stamford, Connecticut.Penurunan harga perak, timah hitam, emas dan seng menjadikan Indeks Standard & Poor’s GSCI atas 24 komoditas mencapai titik terendah sejak Desember. Perlemahan harga komoditas pada akhir pekan terjadi saat harga saham dan euro rebounded dipicu spekulasi bank sentral global akan mengmabil langkah koordinasi untuk mencegah krisis keuangan. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top