Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rating ekspektasi obligasi Bakrie Telecom di level B

JAKARTA: PT Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat ekspektasi obligasi berdenominasi dolar AS PT Bakrie Telecom Tbk senilai US$130 juta di level B.
Mardianah Noerdjali
Mardianah Noerdjali - Bisnis.com 24 Januari 2011  |  08:37 WIB

JAKARTA: PT Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat ekspektasi obligasi berdenominasi dolar AS PT Bakrie Telecom Tbk senilai US$130 juta di level B.

Berdasarkan rilis Fitch siang ini, peringkat itu diberikan sehubungan dengan rencana penerbitan obligasi yang akan jatuh tempo pada Mei 2015. Surat utang itu akan diterbitkan melalui anak usaha telekomunikasi Grup Bakrie, Bakrie Telecom Pte Ltd, dengan jaminan penuh dari induk usaha. "Penerbitan surat utang tersebut merupakan bagian dari program penerbitan Bakrie Telecom Pte Ltd senilai total US$250 juta pada Mei tahun lalu," ujar Analis Utama Fitch Nitin Soni dalam rilis tersebut. Nitin menjelaskan dana dari penerbitan obligasi direncanakan digunakan emiten untuk melunasi utang bank senilai US$30 juta, utang usaha sebesar US$50 juta, dan sisanya mendanai belanja modal, serta kebutuhan perusahaan lain. Bakrie Telecom merupakan operator ponsel terbesar kelima di Indonesia, dengan pangsa pasar jaringan GSM (Global System for Mobile Communications) sebesar 5,4% dan CDMA (Code Division Multiple Accessse) besar 31% pada akhir September 2010. Peringkat perusahaan Bakrie Telecom di level B, yang sahamnya berkode BTEL tersebut, didukung oleh kemampuan perusahaan untuk menumbuhkan arus kas operasional, yang sejalan dengan dengan ekspektasi Fitch pada marjin EBITDA. Menurut Nitin, proyeksi pertumbuhan marjin EBITDA tersebut didukung oleh pengembangan perusahaan di luar Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, yang dapat membuat EBITDA perseroan akan balik modal (break even) pada 2012. (esu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top