Bursa Eropa bergairah

News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  23:53 WIB

FRANKFURT: Bursa Eropa bergairah dan berhasil menghapus penurunan yang merupakan dampak dari kebangkrutan Lehman Brothers Holdings Inc pada 2008. Pergerakan positif bursa terjadi di tengah-tengah spekulasi bahwa pemulihan ekonomi cukup kuat untuk bertahan dalam krisis utang yang melanda kawasan tersebut.

Saham Volkswagen AG, produsen mobil terbesar di Eropa, menanjak 3,7% setelah mengumumkan estimasi pertumbuhan penjualan sebesar 15% di China. Saham Abertis Infraestructuras SA naik 1,3% dipicu kabar dari Sunday Times yang menyatakan bahwa CVC Capital Partners Ltd mungkin akan mengajukan penawaran terhadap operator jalan tol asal Spanyol tersebut. Di sisi lain, saham perusahaan ritel mengalami penurunan karena musim salju yang menghambat kegiatan belanja.Indeks acuan Stoxx Europe 600 menguat 0,7% menjadi 278,38 pada sesi penutupan di London atau level tertinggi sejak 12 September 2008. Indeks acuan telah naik 6,3% bulan ini dipicu oleh beberapa factor di antaranya laporan jatuhnya tingkat pemberian tunjangan pengangguran yang tidak terduga dan tingkat pembangunan rumah dan pabrik di New York yang lebih tinggi dari estimasi analis.Awal tahun 2011 mungkin akan berjalan baik karena kita masih memiliki banyak likuiditas yang memotori pasar. Data ekonomi terbaru yang kita dapatkan, khususnya dari AS ternyata sangat baik dan menunjukkan bahwa tidak akan terjadi krisis double dip walaupun krisis utang belum sepenuhnya teratasi, ungkap Michael Koehler, pimpinan strategi di Landesbank Baden-Wuerttemberg in Mainz.Indeks acuan National naik pada 14 dari 18 bursa Eropa barat. Indeks Prancis CAC 40 dan indeks Jerman, DAX menanjak 0,5%. Indeks UK FTSE 100 menguat 0,3%.Saham Volkswagen naik 3,7% menjadi 126,25 euro setelah mengumumkan ekspekstasi kenaikan angka penjualan di China menjadi sekitar 10%-15% tahun depan.Saham Abertis Infraestructuras menanjak 1,3% menjadi 13,63 euro menyusul laporan Sunday Times yang menyatakan bahwa CVC Capital Partners yang sebelumnya telah membeli minoritas saham Abertis awal tahun ini tengah menyiapkan dana sebesar 12 miliar euro (US$15,8 miliar) untuk mengajukan penawaran terhadap perusahaan tersebut.Saham Banco Popolaer SC melambung 5,6% menjadi 3,50 euro ditengah-tengah spekulasi bahwa Fondazione Cariverona kemungkinan akan membeli saham melalui penawaran umum Banco Popolare senilai 2 milair euro setelah Goldman Sachs Group meningkatkan rekomendasi saham bank tersebut.Saham perusahaan ritel menjadi satu-satunya sector yang mencatatkan penurunan diantara 19 kelompok industri yang menopang indeks Stoxx 600 dipicu musim salju yang menghambat kegiatan belanja di Eropa. Saham Inditex SA, perusahaan ritel pakaian terbesar di dunia, melemah 2,7% menjadi 56,60 euro. Saham Dixons Retail Plc, perusahaan ritel elektronik consumer terbesar di UK, anjlok 6,2% menjadi 22,84 pence. (T02/ln)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top