Spekulasi Permintaan Meningkat, Harga Karet Ditutup Menguat

Harga karet untuk pengiriman Januari 2019, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 1,13% atau 1,90 poin di level 169,90 yen per kg.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 Agustus 2018 15:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Senin (20/8/2018).

Harga karet untuk pengiriman Januari 2019, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 1,13% atau 1,90 poin di level 169,90 yen per kg.

Sebelumnya, harga karet di bursa Tocom dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,6% atau 1 poin di posisi 167 yen per kg. Pada Jumat (17/8), harga karet ditutup stagnan pada level 168 yen per kg.

Menurut Takaki Shigemoto, analis di JSC yang berbasis di Tokyo, dengan harga komoditas karet yang cenderung lebih terjangkau dibanding karet sintetis, pelaku pasar berspekulasi bahwa permintaan akan meningkat.

“Permintaan akan meningkat, terutama dari produsen ban asal China,” ungkap Takaki, seperti dikuktip Bloomberg

Ia menambahkan, adanya banjir di India juga meningkatkan kekhawatiran bahwa tingkat produksi karet akan turun.

Sementara itu, nilai tukar yen Jepang terpantau melemah 0,13% atau 0,14 poin ke level 110,64 yen per dolar AS pada pukul 15.07 WIB.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Januari 2019 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

20/8/2018

169,90

+1,13%

17/8/2018

168,00

0%

16/8/2018

168,00

-1,41%

15/8/2018

170,40

-0,87%

14/8/2018

171,90

+0,12%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga karet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top