OSO Sekuritas: IHSG Condong Melemah, Perhatikan 6 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG cenderung melemah di kisaran 6,190-6,235. Meski demikian sejumlah saham tetap memiliki potensi besar mengalami kenaikan.
Fajar Sidik | 27 Desember 2017 09:12 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat layar papan elektronik yang menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (23/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pada akhir pekan lalu, Jumat (22/12), IHSG berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi baru di atas level 6,200. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor aneka industri dan keuangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 1.26% dan 1.06%. Saham-saham yang menjadi penggerak indeks yakni : BBCA, BBNI, TLKM, ASII dan UNTR.

Penguatan yang terjadi pada IHSG salah satunya masih dikarenakan oleh kenaikan peringkat hutang jangka panjang Indonesia dari lembaga pemeringkat Moody's pada hari sebelumnya, di mana kenaikan peringkat tersebut akan mampu menurunkan cost of fund. Hal ini tentunya menjadi katalis positif bagi perekonomian di tahun 2018. Selain itu, optimisme pelaku pasar akan pemulihan konsumsi masyarakat jelang perayaan Natal dan tahun baru turut menjadi salah satu sentimen positif bagi pergerakan indeks pekan lalu.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam zona merah pada perdagangan semalam (26/12). Indeks Dow Jones turun tipis 0.03% ke level 24,746.31, S&P melemah 0.11% ke level 2,680.47, dan Nasdaq tertekan 0.34% ke level 6,936.25. Indeks Nasdaq tertekan oleh saham-saham teknologi, dimana saham Apple memimpin penurunan sebesar 2.54% dikarenakan laporan penjualan iPhone X yang lebih rendah dari perkiraan.

Adapun Apple juga merevisi target penjualan nya menjadi 30 juta unit dari sebelumnya 50 juta unit. Rendahnya permintaan iPhone tersebut ternyata juga mempengaruhi saham-saham pemasok Apple diantaranya Broadcom Ltd, Skyworks Solution Inc, Finisar Corp, dan Lumentum Holding Inc. Sementara itu, dari pasar komoditas harga minyak mentah dunia naik 2.77% ke level US$ 59.79 perbarel. penguatan ini terjadi seiring kerusakan pada pipa minyak mentah di Libya yang disebabkan adanya ledakan yang cukup keras sehingga menghambat aliran minyak.

IHSG kembali mencetak rekor tertingginya di atas level 6,200. Indikator Stochastic dan RSI bergerak di area overbought dengan volume meningkat signifikan. Kami perkirakan pergerakan IHSG hari ini cenderung melemah dikisaran 6,190-6,235 seiring aksi profit taking dari pelaku pasar.

Rekomendasi saham OSO Sekuritas hari ini:

AKRA: Recommendation Buy
Target Price : 6.550
Support : 6.275
Cutloss : 6.250

ASII: Recommendation Buy
Target Price : 8.375
Support : 8.075
Cutloss : 8.050

MEDC: Recommendation : Buy
Target Price : 925
Support : 885
Cutloss : 880

MIKA: Recommendation : Buy
Target Price : 1.865
Support : 1.795
Cutloss : 1.790

PWON: Recommendation Buy
Target Price : 690
Support : 665
Cutloss : 660

TLKM: Recommendation : Buy
Target Price : 4.400
Support : 4.250
Cutloss : 4.225

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top