Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jasa Marga (JSMR) Akuisisi Saham Konsesi Tol Solo-Ngawi-Kertosono

Emiten pelat merah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengakuisisi saham dua perusahaan pemegang konsesi ruas tol Sawi-Mantingan-Ngawi sepanjang 90,10 kilometer dan Ngawi-Kertosono sepanjang 87,02 Km.
Ilustrasi jalan tol/Antarafoto
Ilustrasi jalan tol/Antarafoto

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten pelat merah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengakuisisi saham dua perusahaan pemegang konsesi ruas tol Sawi-Mantingan-Ngawi sepanjang 90,10 kilometer dan Ngawi-Kertosono sepanjang 87,02 Km.

David Wijayatno, Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, mengatakan perseroan telah menandatangani akta jual beli pengambilalihan saham miilik PT Thiess Contractors Indonesia dan PT Ferino Putra. Keduanya pemegang saham PT Solo Ngawi Jaya dan PT Ngawi Kertosono Jaya.

"SNJ merupakan pemegang konsesi jalan Tol Solo-Mantingan-Ngawi, sedangkan NKJ merupakan pemegang konsesi Tol Ngawi-Kertosono," ungkapnya dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/6/2015).

Emiten berkode saham JSMR tersebut telah membeli sebanyak 10,79 juta saham SNJ yang dimiliki Thiess dengan harga saham yang disepakati sebesar Rp237,71 miliar. Perseroan juga membeli 568.349 lembar saham SNJ yang dimiliki FP dengan harga Rp12,51 miliar.

Sementara itu, pengelola jalan tol badan usaha milik negara (BUMN) itu juga telah membeli 2,06 juta saham NKJ yang dimiliki Thiess dengan harga yang disepakati mencapai Rp12,51 miliar. Perseroan juga membeli 108.681 saham NKJ yang dimiliki FP dengan harga yang disepakati Rp658,5 juta.

Secara keseluruhan, JSMR merogoh kocek Rp263,39 miliar untuk pembelian saham perusahaan pemegang konsesi dua ruas tol tersebut. Jumlah saham JSMR pada NKJ menjadi 2,17 juta saham atau 60% dari seluruh saham NKJ.

Dia mengatakan, jalan Tol Solo-Mantingan-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, yang konsesinya dipegang oleh SNJ dan NKJ tersebut, merupakan bagian dari jaringan jalan Tol Trans Jawa. Ruas ini terhubung dengan Tol Semarang-Solo yang masih dalam tahap pembangunan.

"Dengan pengambilalihan saham ini dan membangun kedua ruas jalan tol tersebut, Jasa Marga mempunyai maksud dan tujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kapasitaas jaringan jalan dalam melayani lalu lintas di koridor Trans Jawa," paparnya.

Perseroan juga ingin meningkatkan produktivitas melalui pengurangan biaya distribusi dan menyediakan akses ke pasar regional maupun internasional.

Hingga kuartal I/2015, Jasa Marga mengantongi laba bersih Rp329,66 miliar, turun 12,23% dibandingkan dengan Rp376,27 miliar pada periode sama 2014. JSMR juga membukukan penurunan pendapatan sebesar 5,1% menjadi Rp1,97 triliun dari Rp2,07 triliun pada periode sama 2014.

Dari jumlah pendapatan tersebut, perusahaan mengalami penurunan pendapatan sebesar 57,79% dalam pendapatan konstruksi menjadi Rp195 miliar pada kuartal I/2015 dibandingkan dengan Rp462 miliar pada periode yang sama 2014.

Sebaliknya, perusahaan membukukan pendapatan tol sebesar Rp1,65 triliun pada kuartal I/2015 atau meningkat 8,73% dibandingkan dengan Rp1,52 triliun pada periode sama 2014. Perseroan juga mencatatkan pendapatan usaha lainnya sebesar Rp119 miliar per 31 Maret 2015 atau tumbuh 27% dibandingkan dengan Rp93 miliar pada periode yang sama 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sukirno
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper